Showing posts with label Islam. Show all posts
Showing posts with label Islam. Show all posts

Poligami Boleh, Tapi Bukan Sunnah dalam Islam

Serius kepengen punya istri lebih dari satu? Nih baca hadits dari Abu Hurairah bahwasanya Nabi bersabda:

مَنْ كَانَ لَهُ امْرَأَتَانِ فَمَالَ إِلَى إِحْدَاهُمَا جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَشِقُّهُ مَائِلٌ

“Barangsiapa yang memiliki dua orang istri, lalu ia condong kepada salah seorang dari keduanya, ia akan datang pada hari kiamat sedangkan bahunya dalam keadaan miring sebelah.”

~HR. Abu Daud, Nasa’i, At-Tirmidzi, An-Nasa’i dan Ibnu Majah dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani
poligami dalam islam

Al Ustadz Abu Zakariyya Riskhi Ariesta menjelaskan tentang hadits ini bahwa sebenarnya memiliki istri lebih dari satu itu menanggung konsekuensi yang berat dan tidak mudah, yang tidak akan ditanggung jika istrinya hanya satu. Ketika seseorang memutuskan menikah untuk yang kedua, ketiga, dan keempat, berarti dia sudah menyanggupi ancaman dalam hadits dari Abu Hurairah tadi (pundaknya miring di hari kiamat jika tidak adil terhadap istri-istrinya).

Dan madzhab Imam Ahmad berpendapat poligami bukanlah termasuk sunnah. Dan kebanyakan ahli fiqih dari berbagai madzhab berpendapat poligami hanya rukhshah (keringanan) bagi siapa yang tidak bisa menahan syahwatnya kecuali dengan menikah lagi.

Ini berbeda dengan kenyataan yang ada sekarang ini saat seorang lelaki meminang seorang perempuan, dia mensyaratkan calon istrinya agar kelak membolehkannya poligami. Ini keliru. Dia bermudah-mudahan memasukkan dirinya ke dalam orang-orang yang bisa terancam dalam hadits nabi tersebut, yang jika seandainya dia tidak berpoligami, tentu dia tidak akan terkena ancaman berpundak miring di hari kiamat nanti.

Kalau ada yang menyanggah, "Bukankah Nabi memiliki banyak istri?", maka jawabnya adalah karena ada tujuan-tujuan tertentu di dalamnya, bukan asal poligami.

Dan jika ada lagi yang menyanggah, "Bukankah para shahabat dulu juga berpoligami?" Maka jawabnya adalah banyak juga para shahabat yang tidak berpoligami. Dan bahkan banyak dari para ulama Islam yang tidak sempat menikah.

Sehingga dalam persoalan ini, yang dilihat bukanlah perbuatannya (dilakukan atau tidak), namun yang dilihat adalah acuan hukumnya apakah itu sunnah, sunnah muakkadah, atau hanya mubah.

Wallaahu ta'ala a'lam

Via: Muhammad Nikmatul Mu'minin Fadly
More aboutPoligami Boleh, Tapi Bukan Sunnah dalam Islam

Kisah Muslimah: Buku Diary Annisa

Kisah ini saya dapat dari sahabatku yang bekerja di salah satu perusahaan asing. Disini saya kutipkan kisah nyata seorang gadis yang menginjak remaja atau kerennya jaman sekarang (ABG) yang sebelumnya
tidak karuan tingkah lakunya, namun setelah sadar akan kekeliruannya dan sudah mengerti “HIKMAH MEMAKAI JILBAB” Allah Ta’ala memanggilnya.
kisah muslimah diary annisa

Kisah nyata ini dari kawan saya bekerja. Kisah nyata ini semoga berguna bagi yang membacanya, terutama kaum Hawa, juga bagi yang punya istri, yang punya anak perempuan, adik perempuan, saudara perempuan,
kakak perempuan, yang masih punya Ibu, yang punya keponakan perempuan……..

Sahabatku menceritakan:

Ini cerita tentang adikku Nur Annisa , gadis yang baru beranjak dewasa namun rada Bengal dan tomboy. Pada saat umur adikku menginjak 17 tahun, perkembangan dari tingkah lakunya rada mengkhawatirkan ibuku , banyak teman cowoknya yang datang kerumah dan itu tidak mengenakkan ibuku sebagai
seorang guru ngaji. Untuk mengantisipasi hal itu ibuku menyuruh adikku memakai jilbab, namun selalu
ditolaknya hingga timbul pertengkaran pertengkaran kecil diantara mereka. Pernah satu kali adikku berkata dengan suara yang rada keras: “Mama coba lihat deh , tetangga sebelah anaknya pakai jilbab namun
kelakuannya ngga beda beda ama kita kita , malah teman teman Ani yang disekolah pake jilbab dibawa om om , sering jalan jalan , masih mending Ani, walaupun begini-gini ani nggak pernah ma kaya gituan .”

Bila sudah seperti itu ibuku hanya mengelus dada, kadangkala di akhir malam kulihat ibuku menangis , lirih terdengar doanya: “Ya Allah , kenalkan Ani dengan hukum Engkau ya Allah “.

Pada satu hari didekat rumahku, ada tetangga baru yang baru pindah. Satu keluarga dimana mempunyai enam anak yang masih kecil kecil. Suaminya bernama Abu Khoiri ,(entah nama aslinya siapa) aku kenal
dengannya waktu di masjid.

Setelah beberapa lama mereka pindah timbul desas desus mengenai istri dari Abu Khoiri yang tidak pernah keluar rumah , hingga dijuluki si buta , bisu dan tuli. Hal ini terdengar pula oleh Adikku , dan dia bertanya sama aku: “Kak , memang yang baru pindah itu istrinya buta , bisu dan tuli ? “ "Hus" aku jawab sambil
lalu, "kalau kamu mau tau datangin aja langsung kerumahnya”.

Eehhh tuuh, anak benar benar datang kerumah tetangga baru.

Sekembalinya dari rumah tetanggaku , kulihat perubahan yang drastis pada wajahnya, wajahnya yang biasa cerah nggak pernah muram atau lesu menjadi pucat pasi….entah apa yang terjadi.?

Namun tidak kusangka selang dua hari kemudian dia meminta pada ibuku untuk dibuatkan Jilbab ..yang panjang, lagi..rok panjang, lengan panjang…

Aku sendiri jadi bingung….aku tambah bingung campur syukur kepada Allah karena kulihat perubahan yang ajaib..yah kubilang ajaib karena dia berubah total..tidak banyak lagi anak cowok yang datang kerumah atau teman teman wanitanya untuk sekedar bicara yang nggak karuan…kulihat dia banyak merenung, banyak baca baca majalah islam yang biasanya dia suka beli majalah anak muda kayak majalah gadis atau femina berganti jadi majalah majalah islam , dan kulihat ibadahnya pun melebihi aku …tak ketinggalan tahajudnya, baca Qur’annya, sholat sunat nya…dan yang lebih menakjubkan lagi….bila teman ku datang dia menundukkan pandangan…

Segala puji bagi Engkau ya Allah jerit hatiku..

Tidak berapa lama aku dapat panggilan kerja di kalimantan, kerja di satu perusahaan asing (PMA). Dua bulan aku bekerja disana aku dapat kabar bahwa adikku sakit keras hingga ibuku memanggil ku untuk pulang ke rumah (rumahku di Madiun). Di pesawat tak henti hentinya aku berdoa kepada Allah agar
Adikku di beri kesembuhan, namun aku hanya berusaha, ketika aku tiba di rumah, didepan pintu sudah banyak orang, tak dapat kutahan aku lari masuk kedalam rumah, kulihat ibuku menangis, aku langsung
menghampiri dan memeluk ibuku, sambil tersendat sendat ibuku bilang sama aku: “Dhi, adikkmu bisa ucapkan dua kalimat Syahadah diakhir hidupnya."

Tak dapat kutahan air mata ini…

Setelah selesai acara penguburan dan lainnya, iseng aku masuk kamar adikku dan kulihat Diary diatas mejanya Diary yang selalu dia tulis, Diary tempat dia menghabiskan waktunya sebelum tidur kala kulihat
sewaktu adikku-rahimahullah masih hidup, kemudian kubuka selembar demi selembar…hingga tertuju pada satu halaman yang menguak misteri dan pertanyaan yang selalu timbul di hatiku..perubahan yang terjadi
ketika adikku baru pulang dari rumah Abu Khoiri

Disitu kulihat tanya jawab antara adikku dan istri dari tetanggaku, isinya seperti ini :

Tanya jawab ( kulihat dilembaran itu banyak bekas tetesan airmata ):

Annisa : Aku berguman (wajah wanita ini cerah dan bersinar layaknya bidadari), ibu, wajah ibu
sangat muda dan cantik.
Istri tetanggaku : Alhamdulillah, sesungguhnya kecantikan itu datang dari lubuk hati.
Annisa : Tapi ibu kan udah punya anak enam, tapi masih kelihatan cantik.
Istri tetanggaku : Subhanallah, sesungguhnya keindahan itu milik Allah dan bila Allah berkehendak, siapakah yang bisa menolaknya.
Annisa : Ibu, selama ini aku selalu disuruh memakai jilbab oleh ibuku, namun aku selalu menolak karena aku pikir nggak masalah aku nggak pakai jilbab asal aku tidak macam macam dan kulihat banyak wanita memakai jilbab namun kelakuannya melebihi kami yang tidak memakai jilbab, hingga aku nggak pernah mau
untuk pakai jilbab, menurut ibu bagaimana?
Istri tetanggaku : Duhai Annisa, sesungguhnya Allah menjadikan seluruh tubuh wanita ini perhiasan dari ujung rambut hingga ujung kaki, segala sesuatu dari tubuh kita yang terlihat oleh bukan muhrim kita semuanya akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah Ta’ala diakhirat nanti, jilbab adalah hijab untuk wanita.
Annisa : Tapi yang kulihat banyak wanita yang memakai jilbab yang kelakuannya nggak enak, nggak karuan.
Istri Tetanggaku : Jilbab hanyalah kain, namun hakekat atau arti dari jilbab itu sendiri yang harus kita pahami.
Annisa : Apa itu hakekat jilbab ?
Istri Tetanggaku : Hakekat jilbab adalah hijab lahir batin. Hijab mata kamu dari memandang lelaki yang bukan mahram kamu. Hijab lidah kamu dari berghibah (ghosib) dan kesia-siaan, usahakan selalu berdzikir kepada Allah . Hijab telinga kamu dari mendengar perkara yang mengundang mudharat baik untuk dirimu maupun masyarakat. Hijab hidungmu dari mencium cium segala yang berbau busuk. Hijab tangan-tangan kamu dari berbuat yang tidak senonoh. Hijab kaki kamu dari melangkah menuju maksiat. Hijab pikiran kamu dari berpikir yang mengundang syetan untuk memperdayai nafsu kamu. Hijab hati kamu dari sesuatu selain
Allah , bila kamu sudah bisa maka jilbab yang kamu pakai akan menyinari hati kamu, itulah hakekat jilbab.
Annisa : Ibu aku jadi jelas sekarang dari arti jilbab, mudah mudahan aku bisa pakai jilbab, namun bagaimana aku bisa melaksanakan semuanya.
Istri tetanggaku : Duhai Anisa bila kamu memakai jilbab itulah karunia dan rahmat yang datang dari Allah yang Maha Pemberi Rahmat, yang Maha Penyayang, bila kamu mensyukuri rahmat itu kamu akan diberi kekuatan untuk melaksanakan amalan amalan jilbab hingga mencapai kesempurnaan yang diinginkan
Allah . Duhai Anisa, ingatlah akan satu hari dimana seluruh manusia akan dibangkitkan dari kuburnya.
Ketika ditiup terompet yang kedua kali, pada saat roh roh manusia seperti anai anai yang bertebaran dan dikumpulkan dalam satu padang yang tiada batas, yang tanahnya dari logam yang panas, tidak ada rumput maupun tumbuhan.
Ketika tujuh matahari didekatkan di atas kepala kita namun keadaan gelap gulita. Ketika
seluruh Nabi ketakutan. Ketika ibu tidak memperdulikan anaknya, anak tidak memperdulikan ibunya, sanak
saudara tidak kenal satu sama lain lagi, kadang satu sama lain bisa menjadi musuh, satu kebaikan lebih  berharga dari segala sesuatu yang ada dialam ini.
Ketika manusia berbaris dengan barisan yang panjang dan masing masing hanya memperdulikan nasib dirinya, dan pada saat itu ada yang berkeringat karena rasa takut yang luar biasa hingga menenggelamkan dirinya, dan rupa rupa bentuk manusia bermacam macam tergantung dari amalannya, ada yang melihat ketika hidupnya namun buta ketika dibangkitkan, ada yang berbentuk seperti hewan, ada yang berbentuk seperti syetan, semuanya menangis, menangis karena hari itu Allah murka, belum pernah Allah murka sebelum dan sesudah hari itu, hingga ribuan tahun manusia didiamkan Allah dipadang mahsyar yang panas membara hingga Timbangan Mizan digelar itulah hari Yaumul Hisab.
Duhai Annisa, bila kita tidakberusaha untuk beramal dihari ini, entah dengan apa nanti kita menjawab bila kita di sidang oleh Yang Maha Perkasa, Yang Maha Besar, Yang Maha Kuat, Yang Maha Agung, Allah. Di
Yaumul Hisab nanti! Di HariPerhitungan nanti!!

Sampai disini aku baca diarynya karena kulihat, berhenti dan banyak tetesan airmata yang jatuh dari pelupuk matanya, Subhanallah, kubalik lembar berikutnya dan kulihat tulisan, kemudian kulihat tulisan kecil di
bawahnya:

Buta, tuli dan bisu, wanita yang tidak pernah melihat lelaki selain muhrimnya, wanita yang tidak pernah mau
mendengar perkara yang dapat mengundang murka Allah Ta’ala, wanita yang tidak pernah berbicara ghibah, ghosib dan segala sesuatu yang mengundang dosa dan sia sia 

Tak tahan airmata ini pun jatuh membasahi diary.

Itulah yang dapat saya baca dari diarynya, semoga Allah menerima Adikku di sisinya, Amin ,
Subhanallah.

Bapak-Bapak, Ibu-ibu, Saudara-Saudaraku, adik-adikku dan Anak-anakku yang dimuliakan oleh Allah . Khususnya kaum hawa. Saya mengharap kisah nyata ini bisa menjadi iktibar, menjadi pelajaran bagi kita , bagi putri-putri kita semua. Semoga meresap dihati yang membacanya dan semoga Allah Ta’ala senantiasa memberi petunjuk, memberi Rahmat, hidayah bagi yang membaca dan menghayatinya.

Semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan iman kita untuk menjalankan (memenuhi) segala perintah-Nya dan menjauhi segala apa-apa yang dilarang-Nya, dan mendapat derajat takwa yang tinggi, selamat didunia sampai di akhirat nanti, mendapat pertolongan dan syafa’at di hari yaumul hisab dan mendapat
surga yang tinggi, amien.

Wallaahu a’lam bish shawab, billaahi taufik wal hidayah.

Wassalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakatuh.

Sumber: Facbooka Maktabah Ilmu
More aboutKisah Muslimah: Buku Diary Annisa

Mau Mati Saja Susah, Kuburan Hanya untuk Orang Kaya ?

Islam menganjurkan untuk ekonomis


Tahukah kamu kenapa kuburan-kuburan makin sempit dan bahkan di daerah metropolis ada jual-beli kavling kuburan dengan harga selangit?

Mengapa bisa begitu?

Karena jauhnya ummat dari sunnah

Orang jahil mengira kuburan umum itu milik "mbahnya" sehingga main seenaknya di kasih nisan dan disemen. Wajar saja orang yang mati dibelakangan menjadi susah untuk mengubur mayit karena makin sempitnya lahan kuburan.

Jadi jangan heran dulu pada tahun 2005 sempat heboh seorang bapak menggendong mayat dari RSCM ke bogor karena tak mampu bayar Ambulan. Boro-boro ambulan, mau mengubur saja harus membeli tanah kapling kuburan yang harganya jutaan..

Dari Abu Al-Hayyaj Al-Asadi dia berkata: Ali bin Abu Thalib berkata kepadaku:

أَلَا أَبْعَثُكَ عَلَى مَا بَعَثَنِي عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ لَا تَدَعَ تِمْثَالًا إِلَّا طَمَسْتَهُ وَلَا قَبْرًا مُشْرِفًا إِلَّا سَوَّيْتَهُ

“Maukah kamu aku utus sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mengutusku? Hendaklah kamu jangan meninggalkan gambar-gambar kecuali kamu hapus dan jangan pula kamu meninggalkan kuburan kecuali kamu ratakan.” (HR. Muslim no. 969)

Fadhalah bin Ubaid radhiallahu anhu berkata:

سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُ بِتَسْوِيَتِهَا

“Saya telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan untuk meratakannya (kuburan).” (HR. Muslim no. 968)

Dari Jabir bin Abdillah radhiallahu anhuma dia berkata:

نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُجَصَّصَ الْقَبْرُ وَأَنْ يُقْعَدَ عَلَيْهِ وَأَنْ يُبْنَى عَلَيْهِ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melarang mengapur kuburan, duduk di atasnya, dan membuat bangunan di atasnya.” (HR. Muslim no. 970)
More aboutMau Mati Saja Susah, Kuburan Hanya untuk Orang Kaya ?

Bagaimana Shalatnya Penumpang Kereta Api?

shalatnya penumpang kereta api
Sumber gambar Ilustrasi: Google
Selama berkali-kali safar dengan kereta Bandung-Surabaya atau sebaliknya. Notabene memakan waktu 12 Jam lebih. Melewati waktu shalat maghrib, Isya', dan Shubuh di perjalanan. Yang seringkali terlihat (secara dzahir) beberapa penumpang depan atau samping atau belakang adalah muslim. Dan kenyataannya dari pengamatan adalah tidak mengerjakan shalat.

Awalnya berprasangka oh di Jama' di akhir, akan tetapi setelah tidak tidur dan melihat bahwa tidak mungkin menjamak 3 shalat sekaligus. Dan kenyataannya saat shubuh tiba, yang tampak adalah mereka tetap santai. Padahal telah jelas firman Allah -subhanahu wata'ala- :

{… إِنَّ الصَّلاَةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَّوْقُوتًا }

Artinya: “…Sesungguhnya salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”.( QS. An Nisa: 103)

Shalat itu begitu penting, sehingga hanya gugur pada beberapa orang (misal orang haidh, mereka tidak boleh shalat -pen-), sedangkan bagi mereka yang masih mampu maka wajib secara tegas untuk menegakkan shalat, dan orang-orang sakit tetap dibebani kewajiban ini sesuai kemampuan mereka.

Kembali ke perkara meremehkan shalat dalam keadaan safar, maka Islam adalah agama yang sempurna. Tiada yang terluput darinya tentang kehidupan umatnya kecuali telah ada aturannya. Dari perkara yang terkesan remeh, hingga apalagi perkara yang penting seperti shalat. Dan seorang musafir (orang yang bepergian) tetap menyandang kewajiban shalat. Yang notabene tidak memberatkan meski dalam keadaan bergerak di kendaraan. Misal shalat dengan duduk, dan menghadap tidak wajib ke kiblat, sesuai kemampuannya.

Ibaratnya, shalat itu adalah dinding sebuah rumah di hutan. Yang membatasi penghuni rumah dengan dunia luar yang berbahaya. Dan yang hendaknya di khawatirkan seorang muslim adalah jatuhnya dia dalam kekafiran karena meninggalkan shalat.

Rasulullah shallallahu alaihi wa salam bersabda, “Sesungguhnya batasan antara seseorang dengan kekafiran dan kesyirikan adalah shalat. Barangsiapa meninggalkan shalat, maka ia kafir”

[Perkataan ini diriwayatkan oleh At Tirmidzi dari Abdullah bin Syaqiq Al ‘Aqliy seorang tabi’in dan Hakim mengatakan bahwa hadits ini bersambung dengan menyebut Abu Hurairah di dalamnya. Dan sanad (periwayat) hadits ini adalah shohih. Lihat Ats Tsamar Al Mustathob fi Fiqhis Sunnah wal Kitab, hal. 52]

Terkait hukum kafir untuk setiap pelaku yang secara sadar dan sengaja meninggalkan shalat ini ada perkataan Syaikh Muhammad bin Sa'id Ruslan hafizhahullahu (secara makna) yang begitu mengena :

"Saya berpegang pada nash dan dalil yang mengatakan kafirnya mereka yang meninggalkan shalat. Adapun pendapat yang mengatakan tidak kafir, atau kufur yang tidak menyebabkan kekafiran. Maka saya katakan, apakah layak seorang muslim dengan sengaja menjerumuskan dirinya ke kekufuran ?"

Jagalah shalatmu wahai saudaraku !

Oleh: Muhammad Nur Faqih - Jember (Mahasiswa ITB)
More aboutBagaimana Shalatnya Penumpang Kereta Api?

Orang Zuhud Terdahulu

orang zuhud terdahulu

Bercerita seorang yang tua yang bernama Ibnu Khusnan dari daerah Jawa Timur,

"Dulu era 70an saya mempunyai seorang guru (Kyai) yang zuhud. Suatu hari kami berjalan dengan beliau, tiba-tiba guru kami berhenti dan bertanya kepada saya, "Suara apa itu?"

"Itu suara Radio ki.."

Tiba-tiba beliau langsung menangis dan berkata, "Doakanlah aku nak, agar aku dan keluargaku tidak mempunyai barang itu. Karena aku khawatir benda itu akan melalaikan akan nikmat Allah"

Sayapun (Ibnu Khusnan) sampai sekarang masih terngiang kata-kata itu kenapa Beliau menangis dan tidak ingin mendengar radio. Dimana  pada waktu itu tidak ada multi media. Bahkan radiopun menjadi barang mewah dijamannya.

Subhanallah, ketika Allah memberi bashiroh kepada orang-orang terdahulu. Kini kita dapati Radio, Televisi dan media-media lainya banyak yang mengalihkan perhatian manusia dari perkaran agama
More aboutOrang Zuhud Terdahulu

Oportunis Dalam Dunia Dakwah

Masih ingat pesan pendiri Muhamadiyah KH. Ahmad Dahlan,

Hidup-hidupilah Muhammadiyah jangan hidup dari Muhammadiyah

Sungguh agung pesan KH. Ahmad Dahlan ini, Pesan ini tidak hanya di Muhamadiyah, kita tarik konteks dalam keumuman pemahaman.

Kita berkumpul dalam sebuah tim/organisasi yang mendakwahkan tauhid selayaknya tidak menjadi oportunis dalam mengejar dunia. Tidak menggantungkan nunut urip di lembaga tersebut tapi dalam dakwah mari kita kerahkan tenaga, harta dan pikiran untuk kemajuan dakwah ini.
oportunis dalam dunia dakwah

Banyak teman hidup dalam organisasi tapi tidak faham secara misi dan misi. Mereka enggan berjuang karena merasa bukan dari bagian dalam sebuah organisasi...

Dalam awal sebuah pembentukan organisasi sudah lazim dalam generasi pertama bisa menerima tantangan dan keikhlasan. Tapi ketika organisasi mulai berkembang, masyarakat mulai mengenal dan banyak orang mau bergabung disinilah mulai banyaknya bias permasalahan internal, lebih-lebih orang yang baru bergabung.

Sudah banyak sejarah organisai yang sudah tumbuh pesat, tapi bertumbangan ditengah jalan. Sebutlah Syarekat Islam (SI) ketika banyak kader-kader yang oportunis organisasis ini hancur bahkan kader sempalannya sebagai pengerak PKI (Muso). Dan sederet organisasi lainnya..

Maka ini sebagai cerminan pribadi untuk saya, mari kita ambil peran dakwah yang bisa kita lakukan untuk Agama ini

Barakallahu fikum
More aboutOportunis Dalam Dunia Dakwah

Kisah Penuh Hikmah: Mengapa Bukan Ayah saja yang Meninggal?

Kisah anak yang menyadarkan kealpaan ayahnya...subhanallah!

kisah ayah dan anak

Ia masih bocah, masih duduk di bangku kelas 3 SD. Suatu kali ustadz di kelasnya memotivasi para siswa untuk menjaga shalat jamaah shubuh. Bagi si anak, Shubuh merupakan sesuatu yang sulit bagi sang bocah. Namun sang bocah telah bertekad untuk menjalankan shalat shubuh di masjid.

Lalu dengan cara bagaimana anak ini memulainya?

Dibangunkan ayah? ibu? dengan alarm?...bukan!

Sang anak nekat tak tidur semalaman lantaran takut bangun kesiangan. Semalaman anak begadang, hingga tatkala adzan berkumadang, iapun ingin segera keluar menuju masjid. Tapi...tatkala ia membuka pintu rumahnya. Suasana sangat gelap, pekat, sunyi, senyap...membuat nyalinya menjadi ciut.

Tahukah Anda, apa yang ia lakukan kemudian?

Tatkala itu, sang bocah mendengar langkah kaki kecil dan pelan, dengan diiringi suara tongkat memukul tanah...

Ya...ada kakek-kakek berjalan dengan tongkatnya. Sang bocah yakin, kakek itu sedang berjalan menuju masjid, maka ia mengikuti di belakangnya, tanpa sepengetahuan sang kakek.

Begitupula cara ia pulang dari masjid, bocah itu menjadikan itu sebagai kebiasaan
begadang malam, shalat shubuh mengikuti kakek-kakek. Dan ia tidur setelah shubuh hingga menjelang sekolah. Tak ada orang tuanya yang tahu, selain hanya melihat sang bocah lebih banyak tidur di siang hari daripada bermain. Dan ini dilakukan sang bocah agar bisa begadang malam.

Hingga suatu kali... Terdengar kabar olehnya, kakek-kakek itu meninggal. Sontak, si bocah menangis sesenggukan....

Sang ayah heran...”Mengapa kamu menangis, nak? Ia bukan kakekmu...bukan siapa-siapa kamu!”

Saat si ayah mengorek sebabnya, sang bocah justru berkata, “kenapa bukan ayah saja yang meninggal?”

“A’udzu billah..., kenapa kamu berbicara seperti itu?” kata sang ayah heran.

Si bocah berkata, “Mendingan ayah saja yang meninggal, karena ayah tidak pernah membangunkan aku shalat Shubuh, dan mengajakkku ke masjid. ..

Sementara kakek itu....setiap pagi saya bisa berjalan di belakangnya untuk shalat jamaah Shubuh.”

ALLAHU AKBAR! Menjadi kelu lidah sang ayah, hingga tak kuat menahan tangisnya.
Kata-kata anak tersebut mampu merubah sikap dan pandangan sang ayah, hingga membuat sang ayah sadar sebagai pendidik dari anaknya, dan lebih dari itu sebagai hamba dari Pencipta-Nya yg semestinya taat menjalankan perintah-Nya. Sang ayah rajin shalat berjamaah karena dakwah dari anaknya...

“Rabbana hablanaa min azwaajina qurrata a’yun waj’alna lil muttaqiina imaama..”

Sumber: Mamlakah al-Qashash al-waaqi'iyyah

Diterjemahkan oleh: Ustadz Abu Umar Abdillah
More aboutKisah Penuh Hikmah: Mengapa Bukan Ayah saja yang Meninggal?

Makan Bekicot Masuk Rumah Sakit

Saat ini sedang hangat-hangatnya berita MUI yang menfatwakan makan bekicot haram. Melihat hal itu saya jadi teringat waktu kecil tentang binatang yang suka bawa rumahnya ini kemana-mana.

Alhamdulillah keluargaku orang pesantren terutama Bapak yang tergolong orang pondokan salafiyah NU yang begitu kental dan peduli tentang makanan halal haram. Walau belum ada fatwa MUI keluar, pada waktu itu Bapak sudah berprinsip bahwa makan bekicot jelas haram karena termasuk binatang hasyarat menjijikkan. Dan ini pendapat ini sudah dipegang oleh mbah-mbahku dulu...

Sehingga Bapak selalu mewanti-wanit kami anaknya jangan pernah makan binatang hasyarat termasuk laron (seingatku sih hehehe udah lupa)

Pun begitu, setelah aku menempuh jalur pendidikan di MTsN di kota kediri maka berubahlah pola pikirku karena belajar fikih dasar. Dan istinbat hukum katak, kepiting bahkan bekicotpun mulai berubah..

Kalau dulu Bapak mengajarkan saya kalau kepiting dan kodok itu haram karena hidup di dua alam. Dan aku memahami dalam pelajaran fikih dasar tersebut kalau kodok jelas haram karena dalil hadisnya memang menyebutkan kodok haram tanpa menyebutkan dua alam... dan seterusnya (kalau dikisahkan ntar g jadi nulis tentang pengalaman makan bekicot hehehe)

Nah, dari situlah aku mulai penasaran dengan bekicot, akhirnya aku merubah paradigma yang semula bekicot haram menjadi syubhat (samar) g jelas hukumnya... karena otakku waktu itu memang penuh subhat akhirnya meng-ganyang juga bekicot (karena aku mengqiaskannya dengan siput air (tutut-kol) yang menurut jumhur ulama halal )

Awal Kisah Pertama Kali Aku Makan Bekicot

makan bekicot
Sumber gambar: Wikipedia.org
Pada suatu hari (waktu itu masih imut pelajar MTs), ketika salah satu kerabatku meninggal seperti biasa semua tetangga pada melayat. Sebagian kaum pria membuat keranda dari bambu, dan akupun ikut nimbrung disana. Aku beserta teman-tem duduk-duduk melihat bapak-bapak mengayam kerangka keranda.

Tiba-tiba datang temanku Hendra membawa bungkusan kecil, sambil berjalan dia mengunyah dengan lahapnya. Aku tanya ke dia "Enaknya....Kamu sedang makan apa?"

Eh ternyata dia bilang sedang makan keripik bekicot, kemudian dia mencoba menawari aku. Dan aku sempat menggelengkan kepala tidak mau karena masih ragu dengann hukum makan bekicot dan takut dimarahin Bapak.

Kemudian Hendra kembali menawari, "Enak kok, coba saja...sedikit saja" sambil dia mencuil keripik bekecot seukuran ujung jari kelingking dan disodorkan ke aku.

Wuah tanpa di sangka akhirnya aku tergoda juga untuk mengincipi keripik bekecot itu. "Ah tidak apa-apa makan sedikit saja kok."

Akhirnya aku makan secuil keripik itu..

Kurang lebih 30 menitan jenazah kerabat belum juga diberangkatkan, tapi tiba-tiba tenggorokanku ada yang mengganjal seperti mau keluar cairan ingus yang banyak, pusing dan pening. Aku segera berlari menuju rumah...

Ternyata pusingpun semakin menjadi-jadi, tubuhku terasa panas.. dan muka seperti kebakar. Wah aku langsung panik... ini Biduren atau apa? kalau biduren kok begini..

Tiba-tiba aku sudah melihat banyak orang mengerubuti rumahku.. mereka berdatangan. Dan aku sudah tidak ingat lagi apa yang terjadi.... tiba-tiba aku sadar sudah dirumah sakit.

Ibuku cuma menangis... malu sama tetangga kok anaknya gragas kayak g ada makanan lain saja, kenapa harus makan bekicot.

Ya elah... kenapa cuma makan secuil bisa-bisa aku masuk rumah sakit.

Kembali Ke Paradigma Lama Bekecot Haram


Cerita diatas hanya sepenggal kisahku yang norak hehehehe... sok agamis kali aku yah. Namanya juga manusia banyak luput dan dosa. Belajar dari kesalahan dan mencoba mencari kebenaran alhamdulillah akhirnya aku mencoba menggali ilmu. Dan aku mendukung MUI menfatwakan makan bekicot haram, adapaun referensi fikih kontemporernya bisa dilihat di: Hukum Makan Bekicot Menurut Madzhab-Madzhab Islam

Mungkin ada sobat yang berbeda pendapat dengan masalah ini, tetapi saya menghargainya karena masalah ini hanyalah Ijtihadiyah dan tidak musti kita jadikan perpecahan umat. Yang Halal monggo yang Haram Monggo
More aboutMakan Bekicot Masuk Rumah Sakit

Inilah Marketing Terbaik di Dunia

Inilah Maketing Terbaik di Dunia - Sobat, bila anda merasa hebat dalam memasarkan produk anda, maka itu adalah wajar. saya yakin produk yang anda pasarkan bermutu dan berguna, ditambah lagi harganya cocok dengan kantong konsumen.

Atau barang kali anda tiada habisnya kagum pada keberhasilan orang lain dalam memasarkan suatu produk atau layanan.
marketing terbaik dunia

Namun tahukah anda bahwa sebagian orang mengatakan bahwa pakar pemasaran sejati ialah setan.mbetapa ulet dan liciknya setan dalam memasarkan produk dan layanannya.

Setan mampu memasarkan bunuh diri, walaupun nyata-nyata menyakitkan.

Setan sukses mampu memasarkan produknya yang berupa durhaka kepada orang tua, membunuh orang tua, atau membunuh anak sendiri, padahal perbuatan itu nyata2 keji dan mengerikan.

Setan mampu memperdaya anda sehingga anda terperangkap dalam jaring-jaring maksiat kepada Allah padahal Dialah Yang Menciptakan,mmengatur dan memberi nikmat kepada anda.

Bahkan Setan mampu memasarkan produknya sehingga sebagian manusia mengkultuskan manusia lain yang telah mati, dan bahkan benda mati.

Setan juga sukses memasarkan produk buruknya sehingga anda merasa takut kepada sesuatu yang tidak nyata semacam gondoruwo,kuntilanak, sundel bolong dan yang serupa.

Bahkan Setan juga sukses menjadikan dirinya yang merupakan musuh sejati kita, yang senantiasa mendatangkan petaka bagi kita, namun karena liciknya Setan dan lengahnya kita akhirnya kita sering merasa diuntungkan oleh bisikannya, seakan dia adalah teman sejati bagi kita.

إن الشيطان لكم عدو فاتخذوه عدوا

Sejatinya setan itu adalah musuh sejatimu, maka jadikanlah dia sebagai musuhmu.

Dari ustadz Dr Muhammad Arifin Badri
More aboutInilah Marketing Terbaik di Dunia

Kumpulan Nasehat Ulama DR. Muhammad Arifin Baderi, MA

nasehat ulama
1 Januari 2013

Banyak orang bersemboyan: "Menderita bersama lebih menyenangkan dari pada bahagia seorang diri. Bodoh bersama lebih nyaman daripada pandai seorang diri. Miskin bersama lebih enak daripada kaya seorang diri" inilah salah satu sebab kenapa kebanyakan orang dihinggapi rasa malas.

2 Januari 2013

1. Adakah air hujanyag rasanya pedas, atau kecut atau pahit, atau bahkan meracuni atau paling kurang memabukkan? Namun mengapa tumbuhan yang tumbuh dengan air hujan berbeda rasa dan guna? Mungkin anda berkata: karena beda jenis tumbuhan atau benih tumbuhannya. Demikian juga halnya dengan Al qur'an. yeng dibaca oleh sahabat Abu Bakar adalah Al Qur'an yang kita baca, namun kita berbeda amal dengannya. Sebabnya adalah karena hati kita berbeda dengan hatinya.

2. Lupa adalah nikmat Allah yang sering anda kutuk dan anda maki. Namun pernahkah anda berpikir walau sejenak: andai anda tidak pernah bisa melipatkan semua kejadian yg anda lalui, duka dan suka terus teringat dipikiran anda tanpa pernah berkurang sedikitpun. Kira-kira anda masih bisa hidup di dunia ini? Anda tertawa lalu menangis, lalu tertawa, cemberut, senyum, marah, terkejut, tersipu malu, dll.

Wah bila demikian yg terjadi kira-kisa dimanakah tempat yg paling cocok untuk anda huni? Bersyukurlah Allah memberi anda nikmat. Ini bukti kecil bahwa anda banyak ingkar trhdp nikmat Allah, maka wajar bl Allah tdk segera menambah nikmat-Nya untuk anda.

3 Januari 2013 


1. Orang yg memujimu walau pujiannya dusta adalah orang yg paling engkau cintai. Anda bahkan menanti-nantikan pujian dusta tsb kembali dia ulang dilain kesempatan. Sebaliknya orang yg mengkritikmu walau benar adalah orang yg engkau benci. Fakta ini cermin bukti dari kebodohan dan kerdilnya jiwa kita. Maukah anda merubah sikap dan pola pikir anda agar menjadi orang-orang besar walau tdk dikenal orang.
Imam syafii berkata: "aku berharap, andai semua orang mempelajari kitab-kitab karyaku, namun tdk satupun yg mereka akui sebagai karyaku". Ulama' lain menyatakan: semoga Allah merahmati setiap orang yg menghadiahkan/menunjukkan kepadaku aib-aibku sendiri.


2. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: Andai kiamat telah tiba, sedangkan tanganmu menggenggam tunas pohon, maka kalau engkau kuasa untuk menanamnya sebelum kiamat benar-benar tiba maka lakukanlah"

Adakah motivasi untuk berkarya yg lebih hebat dari hadits ini? Walau demikian mengapa banyak dr umat islam yg malas? Bahkan menjadikan ingat akan mati, atau dekatnya kiamat sbg alasan untuk berpangku tangan? umatku, kobarkanlah semangatmu dlm berkarya agar kejayaan umat segera terwujud.

3. Rawat dan Lihatlah kulit tubuhmu, yg begitu halus. Bercermin dan pandangilah wajahmu yg tampan dan jelita. Dan rawatlah tubuhmu agar kuat dan perkasa. Namun pernahkah anda berpikir bahwa apapun yg anda lakukan untuk menjaga dirimu, mengemukkan badanmu, menghaluskan kulitmu, sejatinya semua itu hanyalah upaya anda memanjakan cacing tanah dan belatung yg akan berpesta ria dng tubuhmu di kuburan. Atau barang kali hanya memanjakan hewan buas yg akan mencicipimu pada akhir hayatmu.

4 Januari 2013


1. Di pagi hari, burung-burung selalu berkicau riang. Pernahkan anda melihat seekor burung yg pagi hari nampak loyo dan muram?

Tiada hari yg tdk membawa harapan bagi burung. Namun mengapa kadang anda muram di pagi hari, malas beraktifitas seakan tidak memiliki harapan untuk hidup. "Andai engkau bertawakkal kepada Allaah dng benar, niscaya Allah memberimu rizqi sebagaimana Allah senantiasa memberi rizqi kpd burung yg setiap pagi pergi dari sangkarnya dalam keadaan lapar dan dimsore hari ia kembali lagi ke sangkarnyandlm keadaan tlh kenyang.".

Pesimis di pagi hari menggambarkan anda lupa Allah, lupa bahwa semua urusan dan rizqi anda ada di Tangan Allah. Mmungkin selama ini anda mengira bahwa rizqi anda ada adalah hasil keringat dan pikiran anda sendiri.

2. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa di pagi hari merasa aman di negrinya, sehat badannya, dan ia telahnmemiliki persediaan makan untuk harinya itu, maka seakan-akan iantelah memiliki dunia beserta isinya."

Bagaimana dng dirimu sobat?

5 Januari 2013


Pandangilah sepuas hatimu rumah idaman anda yang indah,asri nan megah. Coba ingat bagaimana ekspresi istri dan anak2 tercinta anda ketika pertama kali mereka mendengar bahwa anda membeli rumah baru atau membangun rumah baru? Ingat pula bagaimana ekspresi mereka ketika pertama kali mereka masuk ke rumah idaman anda?

Ingat pula bagaimana bangganya hati anda krn bisa membangunkan atau membelikan rumah untuk mereka.
Namun, Ketahuilah suatu saat nanti mereka akan tega mengantarkan anda ke rumah yang tidak pernah anda impikan dan juga mungkin tidak pernah mereka bayangkan, selanjutnya mereka akan membiarkan anda seorang diri menghuni rumah tsb. Sua hari mereka akan menghantarkan anda ke rumah yang sempit, gelap dan mengerikan, yaitu kuburan anda.

Isak tangis istri dan anak-anak anda terdengar memilukan, namun apalah artinya isak tangis tsb? anda hanya berbekal amal anda sendiri, memasuki rumah masa depan anda ini. Mungkin bila hati meeka terketuk dan terbuka mereka akan mengirimi anda doa-doa tulus mereka, namun siapa yg bisa menjamin bahwa mereka akan melakukannya?

Bisa jadi tidak berapa lama lagi istri anda telah melupakan anda karena di hatinya telah tumbuh bunga yang disemai oleh lelaki lain?

Demikian anak-anak anda, barangkali juga segera melupakan anda krn sibuk dng urusan mereka sendiri.
Krn itu, persiapkanlah bekal anda sebanyak2 mungkin, dan didiklah istri dan anak2 anda agar tdk melupakan anda, sehingga selalu mendoakan anda. : " Bila anak adam telah meninggalkan dunia, maka seluruh pahala amalannya terputus, kecuali dari 3 amalan: sedekah jariyah, ilmu yg pernah ia ajarkan dan terus dimanfaatkan oleh orang lain, dan ANAK SHOLEH yg senantiasa mendoakannya."

6 Januari 2013


Ketika anda berkantong tebal, banyak yang mengaku teman. Namun ketika kantong anda kempes, susah mencari teman. Bukankah demikian? Anda pasti sebel dan benci kepada teman yang hanya berteman di saat kantong tebal dan di saat kantong tipis ia berubah menjadi orang asing. Bukankah demikian sobat?

Namun sebelum anda hanyut dalam kebencian kepada kawan yg demikian, coba anda segera ambil cermin, untuk mengetahui siapakah diri anda. Mungkin anda adalah salah satu contoh nyata dr teman model ini. Karena itu bila anda hendak melampiaskan kebencian kepadanya, lampiaskan saja pada diri anda sendiri. dahulu orang bijak menyatakan:

كن ابن من شئت فكيف ما تدين تدان

Jadilah siapa saja yg engkau suka, karena bagaimanapun engkau memperlakukan orang lain maka demikian pula mereka akan memperlakukan anda.

Bersambung...

Dinukil dari Nasehat DR. Muhammad Arifin Baderi, MA via FB
More aboutKumpulan Nasehat Ulama DR. Muhammad Arifin Baderi, MA

Susah Menghafal Alquran Karena Bermaksiat

"Saya dulu mencoba menghafal Alquran, alhamdulillah sudah menghafal banyak surat. Tetapi setelah saya pacaran hafalan saya jadi hilang. Bahkan saya mencoba menghafalnya lagi tetapi selalu gagal." Apa yang harus saya lakukan?
susah menghafal alquran karena maksiat

=========

Ilmu yang bermanfaat adalah cahaya dari Allah yang diberikan-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang bertakwa. Oleh karena itu, hendaknya seorang penuntut ilmu menjauhi di
rinya dari hasad, riya’, ‘ujub, dan semua akhlak tercela. Imam Syafi’i berkata,

شَكَوْتُ إِلَى وَكِيْعٍ سُوْءَ حِفْظِيْ

فَأَرْشَدَنِيْ إِلَى تَرْكِ الْمَعَاصِى

فَإِنَّ الْحِفْظَ فَضْلٌ مِنَ اللهِ

وَفَضْلُ اللهِ لاَ يُعْطَى لِعَاصِى
Aku pernah mengeluh kepada Waki’ tentang buruknya hapalanku,
Maka ia menunjukiku agar meninggalkan maksiat
Karena hapalan adalah karunia Allah
Dan karunia Allah itu tidak diberikan kepada pelaku maksiat.
Menyibukkan diri dengan amal sholih akan menjaga amalan itu sendiri. Jika menyibukkan diri dengan membaca, menghafal dan mentadabburi Alquran insya Allah akan terjaga pula hafalan Anda.

Adapun jika menyibukkan diri dalam kemaksitan maka kemaksitan itu sendiri yang menyibukkan Anda. Bahkan Anda terlalaikan pada ilmu agama, bagaimana mungkin Anda akan mengingat setiap ayat-ayat Alquran jika setiap hari Anda mengingat orang-orang yang belum halal Anda nikahi padahal itu sebuah kemaksiatan.

Dan tidak terkumpul antara kebaikan dan keburukan.
Dan tidak akan bersatu kebenaran dan kemaksiatan.

Dan cukuplah atsar Imam Syafii tersebut menjadi cambuk kita.

Sumber: Fanpage Moslem Chanel
More aboutSusah Menghafal Alquran Karena Bermaksiat

Cara Memasang Widget Radio Online Islam

Berapa jam kamu membuka internet? Lalu berapa pula waktu yang bermanfaat ketika berselancar. Rasa-rasanya kurang afdhol jika hanya membuka facebook saja tanpa membuka halaman lainnya.

Sobat blogger, kali ini aku mencoba berbagi informasi saja tentang cara memasang widget radio online islam. Apa salahnya, ketika online kamu bisa mendapat siraman rohani dan bisa mengambil ilmu di dalamnya.

Cara Memasang Widget Radio Online Islam

Gambar diatas adalah salah satu widget radio islam yang berisi tentang kajian ceramah para ulama, ustadz dan Murottal  Quran.

Dengan memasang widget ini kamu dan pengunjung blog kamu bisa langsung mendengarkan ceramah tanpa harus membuka situs radio tersebut. Dan kita bisa memilih chanel mana yang paling kita sukai.

Informasi lebih lanjut untuk memasang widget radio online silahkan kunjungi alamat web INI atau kalau enggan mau repot datangi saja http://kajian.net/radio
More aboutCara Memasang Widget Radio Online Islam